Kendala KPU DKI Jelang Pilgub 2017

Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2017 semakin dekat, akan tetapi masih banyak kendala menjelang masa pemilihan gubernur ini, hak ini diungkapkan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Sumarno.

Kendala yang dihadapi KPU DKI disebabkan karena pendataan pemilih di Jakarta cukup banyak dan mobilitas cukup tinggi. Kendala lainnya adalah masalah pendataan daftar pemilih yang tinggal di apartemen dan warga gusuran yang direlokasikan. Pendataan warga Jakarta yang tinggal di lapas juga masih menjadi kendala.

Sumarno mengungkapkan persoalan e-KTP juga masih menjadi perdebatan oleh berbagai pihak. Pasalnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta setiap warga Jakarta yang ingin memilih harus memiliki e-KTP.

Berdasarkan keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil belum seluruhnya warga Jakarta merekap e-KTP, hal inilah yang menjadi kendala KPU DKI karena KTP Indonesia berbasis elektronik. Ketika KPU menemukan ada yang belum memakai e-KTP maka akan segera dilakukan pencatatam dan akan diberi hak pilih, sehingga persoalan ini tidak akan menghilangkan hak politik.

KPU DKI Jakarta akan melakukan pemutakhiran data atau pencocokan data pemilih pada 8 September sampai 7 Oktober 2016. Hal itu dilakukan untuk mendata warga Ibu Kota yang memiliki hak sura pada Pilgub DKI Jakarta 2017.

sumber: Okezone

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s